KEDUDUKAN OMNIBUS LAW DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

  • Rosida Diani Universitas IBA Palembang
Keywords: Omnibus law, Indonesian legal system, common law system, civil law system

Abstract

An omnibus law into a new diskursus among all these observer , academics , politician , some groups obtained to having an interest to the product of law ( especially in the act of copyright with their new working been ratified by parliament. As a concept that is basically having no roots historical , theoretical , as well as practical in the indonesian legal system , the application of law is considered an omnibus would bring them to various kinds of serious debate if it is associated with the act of regarding the formation of legislation. For, known as, the bill does not set a clause on the concept of an omnibus, law in practice accommodate berbagaimacam kinds of topics and problems into one product, legislation for the legislation we are just following the principle of single, one the act of one particular subject / certain problems. Writer willing to this by asking problems up the theme and 1 ).Why government to use the law to an omnibus who are not known in the indonesian legal system. and 2) How a omnibus law in the indonesian legal system; normative juridical by using the method. Writers strove colaboration these problems and place into normative logic that is in the formation and regulations in indonesia. Writer came to the conclusion that the government should in perform the process transplant new law into the system our laws , should be seen a legal framework of us who have been raw , and how benefit the concept of these foreign to the needs of the people

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. SUMBER BUKU, MAKALAH, DAN JURNAL:
Sodikin, Paradigma Undang-Undang Dengan Konsep Omnibus Law Berkaitan Dengan Norma Hukum Yang Berlaku Di Indonesia, Jurnal Rechts Vinding, Vol. 9 No. 1, April 2020.
Jimly Asshiddiqie. Perihal Undang-Undang. Depok: PT. Raja Grafindo Persada, 2017.
Philipus M. Hadjon dan Tatiek Sri djamiati, Argumentasi Hukum (Yogyakarta: Gadjah Mada Unversity press, 2005).
Amiruddin dan Zainal Asikin, Pengantar Metode Penelitian Hukum, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006).
Lili Rasjidi dan Liza Sonia Rasjidi, Monograf: Filsafat Ilmu, Metode Penelitian, Dan Karya Tulis Ilmiah Hukum, (Bandung, 2009).
Kuntana Magnar, Hubungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dengan Presiden Setelah Perubahan Undang- Undang Dasar (UUD) 1945: Pencarian Bentuk dan Isi, Disertasi, Universitas Padjadjaran (Bandung, 2006).
Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normative -Suatu Tinjauan Singkat, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1994).
Bryan A. Garner, et. al. (Eds.). Black’s Law Dictionary Ninth Edition. St. Paul: West Publishing Co., 2009.
Demikian disampaikan oleh Menko Polhukam M. Mahfud MD dalam sambutannya pada acara Law & Regulation Outlook 2020 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, (Rabu 22 Januari 2020).
Patrick Keyzer, ”The Indonesian Omnibus Law: Opportunities and Challenges”, Kuliah Umum, Universitas Brawijaya, (Malang, 29 January 2020).
Black’s Law Dictionary, West Publishing Wo, (2004).
Dhaniswara K Hardjono, Konsep Omnibus Law Ditinjau Dari Undang Undang No. 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang Undangan. Jurnal Hukum Universitas Kristen Indonesia, Volume 6 No.2 Bulan Agustus 2020.
Muhammad Bakri, dalam buku Pengantar Hukum Indonesia Jilid I: Sistem Hukum Indonesia Pada Era Reformasi, Malang: UB Press, 2013.
Conie Pania Putri, Revitalisasi Konstitusional Dalam Penentuan Kandidat Presiden Melalui Pemilihan Demokratis, Jurnal Solusi, 19 (1), 2020.
_______________, Perlindungan Hukum Terhadap Hak Perempuan Berdasarkan UU No 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan, Jurnal Hukum Tri Pantang, 2 (No 1), 2016.
MF Indrati, M Farida, Ilmu Perundang-undangan jilid 1, Yogyakarta: Kanisius, 2011.
Novianto Murti Hantoro, Konsep Omnibus Law dan Tantangan Penerapannya, Jurnal Parliamentary Review Vol II No.1 (2020).
I Putu Eka Cakra dan Aditya Yuli Sulistyawan, Kompatibilitas Penerapan Konsep Omnibus Law Dalam Sistem Hukum Indonesia, Jurnal Crepido, Volume 02, Nomor 02, November 2020.
Ahmad Redi & Ibnu Sina Chandranegara. Omnibus Law, Diskursus Penerapannya dalam Sistem Perundang Undangan Nasional. 2020. Cet 1. Rajawali Pers. Depok.
William J. Chambliss dan Robert Seidman dalam Suteki. “Desain Hukum di Ruang Sosial.” Cet 1. Yogyakarta. 2013. Thafa Media.
Alan Watson. Legal Transplant: An Approach to Comparative Law. University of Georgia Press. 1974.
Satjipto Rahardjo. Hukum dan Masyarakat. Cet 1. CV. Mandar Maju. Bandung. 1980.
Antoni Putra. “Penerapan Omnibus Law dalam Upaya Reformasi Regulasi”. Jurnal Legislasi Indonesia. Vol 17 No. 1 - Maret 2020.

2. SUMBER ONLINE:
Lihat di: https://kompas.com/tren/read/2019/10/22/apa-itu-omnibus-law, diakses pada 15 Oktober 2020.
Dikutip dari: Sofyan Djalil, Menimbang Konsep Omnibus Law Bila Diterapkan di Indonesia, https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt58a6fc84b8ec3/menimbang-konsep-omnibus-law-bila-diterapkan-di-indonesia/, diakses pada 1 November 2020.
Dikutip dari: https://www.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt5dc8ee10284ae/mengenal-iomnibus-law-i-dan-manfaatnya-dalam-hukum-indonesia/, diakses pada 2 november 2020.
https://www.wartaekonomi.co.id/read260634/apa-itu-omnibus-law, (diunduh, Rabu, 6 Februari 2020).
https://nasional.sindonews.com/read/1509229/16/serikat-pekerjatolak-omnibus-law-1580140561, (diunduh, Senin, 3 Februari 2020).
Dikuti dari: https://business-law.binus.ac.id/2019/10/03/memahami-gagasan-omnibus-law/, (diunduh, Senin, 3 February 2020).
Dikutip dari: https://nasional.sindonews.com/read/1509229/16/serikat-pekerjatolak-omnibus-law-1580140561, (diunduh, Senin, 3 Februari 2020).
Alip Dian Pratama, Omnibus Law: Dialektika Hukum dan Kekuasaan, dikutip dari https://news.detik.com/kolom/d-5209887/omnibus-law-dialektika-hukum-dan-kekuasaan, diakses pada 12 desember 2020.
Mirza Satria Buana, https://news.detik.com/d-4858165/mencari-rumusan-ideal-omnibus-law-indonesia. diakses pada 12 desember 2020.
Dikutip dari: https://www.ui.ac.id/tiga-guru-besar-ui-ini-beri-masukan-soal-omnibus-law/, diakses pada 17 maret 2020.
3. SUMBER PERUNDANG-UNDANGAN NASIONAL:
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.
UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja
Published
2020-12-01
How to Cite
Diani, R. (2020). KEDUDUKAN OMNIBUS LAW DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN. SOL JUSTICIA, 3(2), 212-226. Retrieved from http://ojs.ukb.ac.id/index.php/sj/article/view/196
Section
Articles