Analisis Faktor Risiko Kejadian Solusio Plasenta Pada Ibu Hamil: Studi Literatur

  • Imelda Safitri Universitas Kader Bangsa
  • Rini Gustina Sari Universitas Kader Bangsa
  • Lasia Selifensi Universitas Kader Bangsa
  • Lisha Holillollah Universitas Kader Bangsa
Keywords: Solusio Plasenta, Faktor risiko, ibu hamil

Abstract

Solusio plasenta merupakan komplikasi obstetri yang dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal sehingga perlu dilakukan identifikasi faktor-faktor yang berperan dalam kejadiannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian solusio plasenta pada ibu hamil berdasarkan bukti ilmiah yang telah dipublikasikan. Penelitian menggunakan metode systematic review dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri atas 2 jurnal nasional dan 8 jurnal internasional yang diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed serta dipublikasikan pada tahun 2022–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko solusio plasenta meliputi usia ibu ≥35 tahun, multiparitas, multigravida, anemia, riwayat keluarga, riwayat solusio plasenta, riwayat operasi sesar, riwayat keguguran, kehamilan ganda, penggunaan Assisted Reproductive Technology (ART), hipertensi gestasional, preeklampsia, eklampsia, ketuban pecah dini, korioamnionitis, plasenta previa, polihidramnion, oligohidramnion, proteinuria, merokok, konsumsi alkohol, penggunaan mariyuana, dan kunjungan antenatal yang tidak adekuat. Faktor yang paling sering ditemukan pada berbagai penelitian adalah hipertensi dalam kehamilan, preeklampsia, multiparitas, riwayat solusio plasenta sebelumnya, dan merokok. Disimpulkan bahwa kejadian solusio plasenta dipengaruhi oleh berbagai faktor maternal, obstetri, penyakit, dan perilaku yang saling berinteraksi selama kehamilan.

Published
2025-10-30