PENDAMPINGAN IBU HAMIL DENGAN RESIKO TINGGI MELALUI COC DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN NURACHMI SST. M.Kes KOTA PALEMBANG 2022

  • Siti Aisyah Program Studi S1 Kebidanan, Universitas Kader Bangsa Palembang
  • Eka Afrika Program Studi D3 Kebidanan, Universitas Kader Bangsa Palembang
  • Eka Rahmawati Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Universitas Kader Bangsa Palembang
Keywords: High-risk pregnancies, the number of high-risk pregnancies

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah suatu proses kehamilan yang memiliki risiko lebih tinggi dan lebih besar dari kehamilan normal, baik bagi ibu maupun janin yang di kandungnya, selama masa kehamilan, melahirkan ataupun nifas bila dibandingkan dengan kehamilan, persalinan dan nifas normal. Sehingga dapat terjadi penyakit ataupun kematian sebelum maupun sesudah persalinan. Berdasarkan data dari buku laporan PMB Nurachmi pada tahun 2020 kunjungan ibu hamil yang melakukan ANC sebanyak  1087 orang, ibu hamil dengan resiko tinggi sebanyak 150 orang, ibu bersalin 187 orang, bayi baru lahir sebanyak 187 orang, ibu nifas sebanyak 187 orang, dan akseptor KB sebanyak 1526 orang. tahun 2021 kunjungan ibu hamil untuk melakukan ANC sebanyak 1137 orang, ibu hamil dengan resiko tinggi sebanyak 190 orang, orang ibu bersalin sebanyak 237 orang, bayi baru lahir sebanyak 237 orang ibu nifas sebanyak  237 orang, dan ibu akseptor KB sebanyak 1576 orang, Pada tahun 2022 bulan Januari – Juni kunjungan ibu hamil untuk ANC sebanyak 228 orang, ibu hamil dengan resiko tinggi sebanyak 90 orang, ibu bersalin sebanyak 34 orang, bayi baru lahir sebanyak 34 orang, ibu nifas sebanyak 34 orang, dan akseptor KB sebanyak 576 orang. Ibu hamil yang mempunyai risiko perlu mendapat pengawasan yang lebih intensif dan perlu dibawa ketempat pelayanan kesehatan sehingga resikonya dapat dikendalikan.

Published
2022-08-11