ANALISIS FAKTOR HUBUNGAN YODIUM, VITAMIN D TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12 BULAN-24 BULAN

  • Titin Dewi Sartika Silaban Universitas Kader Bangsa
  • Merisa Rizki Universitas Kader Bangsa
  • Rizki Amalia Universitas Kader Bangsa

Abstract

Stunting merupakan bentuk dari proses pertumbuhan anak yang terhambat, yang disebabkan oleh kondisi malnutrisi dalam waktu yang panjang, sehingga menjadi masalah gizi kronis yang dialami oleh negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Tujuan menentukan hubungan konsumsi yodium, vitamin D terhadap kejadian stunting pada balita usia 12 bulan-24 bulan. Metode penelitian ini menggunakan desain observasion alanalitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih secara simple random sampling dengan memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi, sehingga didapatkan sampel berjumlah88 anak usia 12 bulan-24 bulan. Uji statistic menggunakan uji chi square dengan nilai p<0.05 dianggap bermakna secara statistik. Hasil terdapat hubungan konsumsi yodium dengan nilai p=0.00, vitamin D terhadap kejadian stunting pada anak usia 12 bulan-24 bulan dengan nilai p=0.001. simpulan konsumsi yodium dan mengkonsumsi vitamin D mempengaruhi kejadian stunting pada anak usia 12 bulan-24 bulan.

 

Kata kunci: Stunting, Vitamin D, Yodium

 

Published
2021-02-01